Sorting and Searching
12 December 2018
---------------------------------
Sorting
Sebuah algoritma yang berfungsi untuk mempercepat sebuah operasi berbentuk disebut sebagai sorting algorithm.
Sorting algorithm memiliki dua buah type:
- Ascending
- Descending
Sorting algorithm sendiri juga memiliki 2 cara melakukan sorting :
- Internal sorting : dimana data yang akan di sorting akan dimasukan ke RAM
- External sorting : dimana data di process menggunakan secondary storage
Sorting juga memiliki berbagai jenis type sorting antara lain:
Bubble sort, Selection sort, Insertion sort, Quick sort, dan Merge sort.
- Bubble sort : melakukan sorting dengan cara membandingkan 2 buah nilai yang bertetangga,
ia juga melakukan pertukaran jika itu diperlukan.
- Selection sort : melakukan sorting dengan cara mencari element terkecil dari sebuah array dari bagianya yang belum di sort dan menaruhnya di awal, ia akan terus melakukanya sampai semuanya telah mendapatkan bagian sorting
- Insertion sort : melakukan sorting dengan cara pengulangan dimana satu elemen dalam sebuah list diambil untuk ditaruh kepada list sorted yang baru, hal ini dilakukan secara terus - menerus sampai list orisinil habis.
- Quick sort : Sorting ini dapat dijalankan dengan cara memecah sebuah array menjadi 2 buah sub- array yang memiliki element yang rendah dan tinggi, kemudian sorting dilakukan dengan cara memilih sebuah element yang disebut pivot dalam sebuah list, dimana element - element lainya akan disusun berdasarkan perbandingan mereka terhadap element pivot tersebut.
-Merge sort : Mirip dengan quick sort, dimana data dipecah menjadi 2 buah sub-data (array), dan setelah kedua buah sub-data terpecahkan, keduanya akan digabungkan kembali menjadi sebuah data.
Searching
Sebuah process yang dijalankan guna mencari sebuah element khusus dalam suatu data.
Agar searching algorithm dapat berjalan, maka diperlukan sebuah key khusus yang dibuat untuk sebuah kasus tertentu pada data tersebut.
Searching memiliki beberapa type yaitu:
- Linear Search
Mencari atau mencocokan setiap element yang ada dalam sebuah data dengan search key yang telah ditentukan
- Binary Search
Hampir sama dengan linear search tetapi lebih terkondisikan untuk mencari sebuah element dalam data - data besar
- Interpolation Search
Cara mencari element khusus pada sebuah data yang tersusun, mirip dengan binary search, tetapi cara ini mengandalkan perkiraan/estimasi khusus mengenai lokasi dari element yang dicari.
Tuesday, 18 December 2018
Tuesday, 11 December 2018
File Processing
December 5 2018
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
Dalam algoritma, sebuah file dapat di process dengan serangkaian function dan code - code tertentu. 3 fungsi dasar yang sering dipakai antara lain adalah 'r', 'w', 'a'.
Dimana 'r' adalah read yang berfungsi untuk membaca file tersebut sehingga kita dapat melihat isi dari file tersebut.
Dan 'w' adalah write yang berguna ketika kita ingin membuat sebuah file baru.
Serta 'a' adalah append yang berguna ketika kita ingin menambahkan sesuatu dari file yang sudah ada.
Terdapat beberapa langkah tertentu dalam process membuka dan meng process sebuah file.
Pada dasarnya terdapat tiga langkah utama dalam file processing, yaitu :
- Membuka file dengan pointer file.
- Melakukan proses didalam file tersebut.
- Dan Menutup file tersebut.
pertama sebuah pointer dibuat untuk yang menandakan file yang akan kita baca maupun buat.
FILE *file;
Diperlukan juga sebuah fungsi yang bernama fopen yang diperlukan untuk membuka atau mengedit file yang ada.
fopen(nama_file,mode);
Fungsi fprintf juga dapat digunakan untuk menambahkan isi untuk file tersebut
fprintf(file_pointer,"data_yang_mau_diisi");
Dan fungsi fclose berguna sebagai penutup dari file tersebut yang HARUS diikutsertakan dalam setiap file processing.
fclose(file_pointer);
Fungsi fscanf dapat digunakan untuk melihat isi yang sudah ada pada file tersebut.
fscanf(file_pointer,variabel);
December 5 2018
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
Dalam algoritma, sebuah file dapat di process dengan serangkaian function dan code - code tertentu. 3 fungsi dasar yang sering dipakai antara lain adalah 'r', 'w', 'a'.
Dimana 'r' adalah read yang berfungsi untuk membaca file tersebut sehingga kita dapat melihat isi dari file tersebut.
Dan 'w' adalah write yang berguna ketika kita ingin membuat sebuah file baru.
Serta 'a' adalah append yang berguna ketika kita ingin menambahkan sesuatu dari file yang sudah ada.
Terdapat beberapa langkah tertentu dalam process membuka dan meng process sebuah file.
Pada dasarnya terdapat tiga langkah utama dalam file processing, yaitu :
- Membuka file dengan pointer file.
- Melakukan proses didalam file tersebut.
- Dan Menutup file tersebut.
pertama sebuah pointer dibuat untuk yang menandakan file yang akan kita baca maupun buat.
FILE *file;
Diperlukan juga sebuah fungsi yang bernama fopen yang diperlukan untuk membuka atau mengedit file yang ada.
fopen(nama_file,mode);
Fungsi fprintf juga dapat digunakan untuk menambahkan isi untuk file tersebut
fprintf(file_pointer,"data_yang_mau_diisi");
Dan fungsi fclose berguna sebagai penutup dari file tersebut yang HARUS diikutsertakan dalam setiap file processing.
fclose(file_pointer);
Fungsi fscanf dapat digunakan untuk melihat isi yang sudah ada pada file tersebut.
fscanf(file_pointer,variabel);